Jumat, 07 November 2014

BIMBANG

Pertama kali aku tergugah
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan

Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci

Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu persimpangan jalan yang sulit kupilih

Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa
“Namun ada yang hilang separuh diriku”

Mungkin kamu tidak merasakan apa yang aku rasa, atau mungkin rasa itu tertutup bahagia yang kamu rasa olehnya. Semoga hatimu cepat dapat melihatku dengan apa yang aku rasa. Bahagiamu Bahagiaku tapi tidak dengan caramu...

07/11/2014 15.23


Aku yang menyayangi dan merindukanmu

BERSAMAMU

Memperjuangkan dan diperjuangkan dalam menjalin sebuah hubungan adalah hal penting. Selain itu kesabaran juga diperlukan. Sebelum aku mengenalmu aku bukanlah orang yang suka memperjuangkan laki-laki, dan memberikan kesabaran lebih. Aku juga bukan orang yang suka memperhatikan laki-laki. Tetapi aku menemukan sosok yang tepat untuk aku perjuangkan, aku berikan kesabaran dan perhatian lebih. Itu kamu Fahmi Basyar, mbul nya aku J

Aku tidak menyangka rasa sayang, rasa memiliki, rasa takut kehilangan, rindu, cemburu, marah, begitu besar aku rasakan. Jika seperti ini apa aku salah memperjuangkanmu? Aku tau, aku yakin, dilubuk hatimu yang terdalam kamu merasakan hal yang sama denganku. Aku tidak akan pernah lelah menunjukan rasa sayangku kepadamu, walaupun kamu sudah menggantikan posisiku kepada perempuan yang lebih segala-galanya dari aku. Mungkin kamu merasa terganggu dengan apa yang aku lakukan, kamu merasa dipaksa karna aku memintamu untuk menemuiku. Tapi apa yang aku rasakan lebih sakit dari itu.

Waktu hubungan kita berumur 7 bulan, aku hampir kehilanganmu. Kamu jenuh karena sikapku yang berlebihan, egois, emosian, dll. Kamu hampir meninggalkanku. Aku sedih, aku bingung harus berbuat apa, yang bisa aku lakukan hanya menangis. Disamping itu aku tak pernah berhenti berpikir apa yang harus aku lakukan agar sikapmu berubah terhadapku. Ketika kamu marah, aku berusaha untuk merubah sifat yang aku miliki. Aku tau pacarku suka coklat, terhitung mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 9 setiap harinya aku memberikan 1 coklat yang aku tulisi sedikit apa yang aku rasakan terhadapnya, tentunya rasa cinta. Bukan hal mudah untuk melakukan itu, berhubung alfamart dan indomart jauh dari rumahku, aku harus mencari coklat jauh. Apalagi kalau stock disana habis, aku harus nitip ketemanku. Tapi tak apalah demi kamu. Kamu menghargai apa yang aku lakukan kamu menempel kertas yang aku tulisi di sudut kamarmu, entah masih ada atau tidak  samapi sekarang. Alhamdulilah apa yang aku lakukan tidak sia-sia pada waktu itu J

Aku juga belajar masak, sampai saat ini aku pun masih belajar resep-resep baru. Kamu ingat nasi goreng yang aku buat untukmu? Enak kan? Aku bikin dengan sepenuh hati. Tanggal 9 yang ke 13 aku berencana untuk membuatkanmu makan, tapi sepertinya kamu berhalangan untuk menemuiku, padahal aku sudah ke pasar membeli bahan-bahan untuk masak. Sama seperti yang ke 13, pada saat anniversary pun seperti itu, aku sudah mengharapkanmu hadir untukku, tapi kamu berhalangan hadir juga. Aku tidak marah denganmu pada saat itu, kecewa ada pastinya, tapi aku harus mengerti keadaanmu yang tidak bisa meninggalkan pekerjaanmu dan kepentingan keluargamu. Jadi aku harus sabar menunggumu. Aku menyiapkan kado 2 minggu sebelum hari anniversary 1 tahun kita, bingung sebenarnya mau memberikanmu apa, pada saat itu. Akhirnya aku memutuskan untuk memberikan dompet. Kamu tau kan aku takut kemana-mana sendiri? Aku memberanikan diri untuk meminta ninis menemaniku ke Tebet. Panas, nyasar, merepotkan orang. Aku sedih, apa yang aku berikan tidak sesuai dengan apa yang kamu butuhkan, dompetnya kekecilan, jadi ngerusak kartu-kartu kamu. Aku berharap sampai saat ini dompet itu dan kertas-kertas yang aku berikan masih ada dan kamu pakai.

Pada saat ulang tahunmu pun sama, aku harus berpikir keras supaya birthday boy nya aku senang, tersenyum. Aku senang melakukan apa saja yang aku bisa, memberikan apa yang aku punya untuk orang yang aku sayangi. Mungkin apa yang aku lakukan tidak sepadan dengan apa yang kamu lakukan untukku. Kamu memberikan banyak kebahagiaan, banyak perjuangan, dan kesabaran untukku. Sampai-sampai kamu lelah, muak, jenuh denganku, mungkin kamu benci denganku sekarang. Yang kamu berikan  kepada ku aku sia-siakan. Tetapi aku sangat bahagia dengan apa yang kamu berikan dan apa yang kamu lakukan untukku.
Semua yang kamu berikan kepadaku masih aku pakai semua. Swittermu masih aku pakai setiap hari, ketika aku mulai merindukanmu aku memakainya untuk tidur, kemanapun aku pergi. Setidaknya kamu akan selalu ada untukku.

Apa yang kamu lakukan dan berikan begitu indah, sampai-sampai aku tidak sanggup untuk membuang semua kenangan yang ada. Menemaniku setiap saat, menemaniku kemana aku pergi, aku rindu semua yang kamu lakukan untukku...

Yang memilikimu sekarang begitu beruntung, dia akan merasakan bahagia memiliki laki-laki sepertimu. Aku cemburu, sakit, hancur dengan caramu yang seperti ini. Tapi rasa itu hilang karna rasa sayangku begitu besar.
Bersamamu aku tau arti memperjuangkan...

Bersamamu aku tau arti bersabar...

Bersamamu aku tau bagaimana cara mempertahankan apa yang seharusnya kita pertahankan...

Cepat pulang kerumahmu, aku menunggumu mbul sayang J


06//11/2014 9.24 am


Aku yang menyayangi dan merindukanmu

Selasa, 04 November 2014

TERGANTIKAN

Awalnyaku kira semua akan berjalan sangat indah, begitu kamu menemuiku didepan kampus tepat didepan gerbang. Itu bukan kali pertama aku bertemu denganmu. Sebelum itu kita hanya bertemu beberapa detik. Aku tidak mengira kamu akan mengisi hari-hari ku. Waktu berjalan begitu cepat...

Aku yang sampai saat ini begitu sangat menyayangi dan merindukanmu tidak sanggup membayangkan posisi ku digantikan oleh orang lain. menyayangimu, merindukanmu adalah teman dalam keseharianku lebih dari satu tahun ini. Tetapi tak begitu denganmu beberapa bulan belakangan ini, aku ada untukmu setiap saat tetapi kamu tidak merasakan kehadiranku. Jenuh, bosan, lelah itu yang kamu rasakan. Mungkin kamu mengira aku baik-baik saja dengan apa yang terjadi. Kenyataannya aku sibuk memikirkan bagaimana caranya orang yang aku sayangi tidak merasakan hal itu, tetapi apa yang aku lakukan semuanya gagal. Semua perjuangan dan kesabaran yang aku berikan seolah-seolah tidak ada artinya.

Aku kira pada saat kamu merasakan hal tersebut ada sosok perempuan lain yang menarik perhatianmu. Posisiku tergantikan olehnya. Dia cantik, terlihat baik, sosok yang kamu idamkan selama ini. Dari segi fisik perempuan itu adalah sosok yang kamu cari, dia memiliki rambut panjang, hidungnya mancung dan kulitnya putih. Dia cantik, kamu pasti senang memilikinya, terlebih mamamu. Dibandingkan denganku mungkin aku tidak ada apa-apanya. Tidak munafik hatiku sakit melihatnya, begitu mudah aku digantikan olehnya. Pada satu sisi aku senang penggantiku jauh lebih baik dariku, tetapi disisi lain aku merasakan sakit, hancur. Ketika malam tiba aku memikirkan hal yang seharusnya aku tidak pikirkan, seharusnya kamu mengucapkan “selamat bobo sayang, bobo nyenyak ya, aku berangkat dulu ya sayang i love you, dll” itu untukku, tetapi sekarang bukan aku orangnya, dia yang lebih dari aku. Ketika hal itu terpikirkan hatiku sakit, napasku seperti berhenti, aku hanya bisa menangis. Kenapa harus secepat ini...

Aku belum lelah menunjukan rasa sayangku kepadamu, sampai-sampai aku seperti orang gila yang setiap saat mengirimimu sms dan wa. Ada sedikit kelegaan setelah aku mengirimimu satu pesan mengingatkanmu makan, solat seperti kebiasaanku pada saat kamu blm meninggalkanku. Tetapi hal itu berubah ketika pesanku diabaikan oleh mu. Aku tak tau pesanku dibaca atau tidak. Kamu harus tau, aku menulis pesan itu dengan hati yang sakit dan air mata yang selalu saja jatuh. Aku berharapkan pesanku dibalas, setiap LED berwarna merah aku segera melihat siapa yang mengirimkan pesan, ternyata bukan kamu, bukan orang yang aku harapkan. Semua pesan dari laki-laki lain aku abaikan. Satu pesan darimu sangat berpengaruh terhadap moodku pada hari itu da nafsu makanku. Aku tidak mau menggantikan posisimu...

Mungkin pada saat aku memberikanmu perhatian, dia yang lebih baik dariku sudah memberikan perhatian kepadamu terlebih dahulu. Setiap aku memikirkan hal itu, kamu tau pastinya apa yang aku rasakan. Sakit...

Tak pernahku kira bahwa akhirnya,  tiada diriku dihatimu...

Dia yang jauh lebih baik dariku takkan terganti...
05/11/2014 3:05 am

Aku yang menyangi dan merindukanmu

Senin, 03 November 2014

CINTA TAU KEMANA HARUS PULANG


Aku memiliki seseorang yang sangat aku sayangi, laki-laki itu baik, sangat baik. Ketika aku memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya bukan karena aku melihat sosoknya yang memiliki wajah tampan, aku melihat dia sebagai sosok yang baik, penyayang, bertanggung jawab, pintar dan soleh. Pada saat itu aku menyesal, aku lebih memilih laki-laki lain untuk menjalin hubungan denganku terlebih dahulu.


Ada pernyataan seperti ini “Cinta Tau Kemana Harus Pulang”. Aku pun kembali dengannya. Semua berjalan dengan banyak kebahagian yang menghampiriku. Dia memanjakan aku seperti adiknya sendiri, dia menyayangiku lebih dari apapun. Dia mau melakukan apapun hanya untuk membuatku tersenyum bahagia. Hari-hariku dengan nya berjalan dengan penuh kesenangan, tanpa disadari orang-orang disekitar kita bilang, kalau kita gendut, bukan itu saja banyak orang yang bilang kita mirip. Banyak yang mendoakan hubungan kita long last. Aku semakin yakin dengan apa yang sudah aku pilih. Aku memilih untuk bersamanya dalam keadaan apapun, sesulit apapun. Dan aku mulai menuruti semua yang dinasihatinya untukku.


Hatiku selalu bergetar dengan hal kecil yang dilakukannya untukku. Menggandengku didepan umum, itu menunjukan dia bangga memilikiku. Memakaikanku helm, hal kecil tapi aku senang dengan apa yang dia lakukan. Mencium keningku setiap hari sepulang kuliah, hal yang aku tunggu setiap hari tentunya. Meminjamkan jaketnya untukku, dan dia rela mengendarai motor hanya memakai kemeja yang dia pakai. Dan yang paling membuatku senang, bahagia, tidak bisa berkata, setiap mengantarku pulang spion motornya dihadapkan ke arahku, sambil mengendarai motor dia menyempatkan untuk mengusap pipiku, mencium tanganku. Pada saat itu aku hanya bisa memeluknya erat tanpa bisa berkata-kata. Terkadang aku menangis karna terlalu bahagia dengan apa yang dilakukannya untukku, aku rebahkan kepalaku di bahunya dan tanpa sepengetahuannya aku meneteskan air mata. Yang aku rasakan pada saat seperti itu adalah aku sangat takut kehilangannya, sampai-sampai aku tidak mau pulang, dan dia menuruti apa yang aku mau, dan mencari jalan yang lebih jauh supaya lebih lama sampai rumah, sulit sekali untuk melepaskan pelukku untuknya. Dia tidak malu menyuapiku makan didepan umum. Jika ada kata lain selain bahagia, kata-kata itu hanya untukku yang memilikimu, mbul...


Hubunganku dengannya sudah mulai berjalan lama. Semua berubah, ketika dia menempuh semester 7 dan harus melaksanakan magang. Kita takut hubungan akan menjadi renggang. Aku berjanji dengannya, aku akan menunggu sampai selesai magang. Aku sabar menunggu, menahan rasa rindu yang sangat menyiksa. Terkadang rasa rindu yang dirasakan oleh perempuan akan membuat rasa itu berubah menjadi marah, bodohnya aku tidak bisa menahan rasa marah. Mungkin hal itu terjadi karna rasa rindu yang semakin hari semakin besar da semakin bertambah.


Laki-laki yang aku sayang, mungkin muak dengan apa yang aku perbuat dan aku lakukan untuknya karna aku terlalu berlebihan. Aku kehabisan cara untuk bisa bertemu dengannya, hadiah yang aku  beri pada saat anniversary pun aku titipkan ke adiknya. Aku melakukan banyak cara untuk bisa bertemu dengannya. Tetapi kesabaran ku kalah dengan emosi yang aku rasakan. Dia pun lelah dengan ini semua.
Dia, laki-laki yang aku sayang benar-benar pergi meninggalkanku dengan keadaan sakit, hancur. Apa yang aku rasakan hampir tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Sampai akhirnya dia menggantikan posisiku dengan orang lain. Rasa sakit yang aku rasa semakin tidak bisa terbedung lagi, hatiku seperti tergores pisau lalu disirami air alkohol. Perih...


Aku tidak bisa menahan tangis, dimana pun aku berada mengingat semua hal yang sudah aku lakukan dengannya, aku rindu melihat wajahnya yang tersenyum dihadapanku, wajahnya yang manja, wajahnya ketika marah denganku. Aku rindu suaramu memanggilku sayang. Aku rindu semua tentang aku dan kamu mbul. Aku menyukai baik burukmu, aku sayang baik burukmu, aku rindu baik burukmu.

Masih adakah kesempatan untukku merasakan hal itu kembali??
Aku menyayangimu, merindukanmu...
Aku sakit, aku hancur...
Rasakan sedikit apa yang aku rasa, aku sendiri merasakan ini semua tanpa ada satupun orang yang tau apa yang aku rasakan.
Jangan lupakan aku secepat ini, mbul...
Temui aku secepatnya, kamu tau dimana harus menghubungiku
Cinta Tau Kemana Harus Pulang

“Aku tak punya hak untuk memintamu kembali, juga tak punya wewenang untuk memintamu segera pulang. Masih adakan yang perlu kupaksakan jika bagimu aku tak pernah jadi tujuan? Tidak munafik, aku merasakan kehilangan. Dulu aku terbiasa dengan candaan dan perhatian kecilmu. Namun segalanya tiba-tiba hilang menguap, bagai asap rokok yang hilang ditelan gelapnya malam. Sesungguhnya ini juga salahku, yang bertahan dalam diam meskipun aku punya perasaan yang lebih dalam dan kuat. Ini bukan salahmu, juga bukan kesalahannya. Tapi, tak mungkin matamu terlalu buta dan hatimu terlalu cacat untuk tahu bahwa aku mencintaimu.”




4/11/2014 8:16

Aku yang menyayangi dan merindukanmu