Memperjuangkan dan diperjuangkan
dalam menjalin sebuah hubungan adalah hal penting. Selain itu kesabaran juga
diperlukan. Sebelum aku mengenalmu aku bukanlah orang yang suka memperjuangkan
laki-laki, dan memberikan kesabaran lebih. Aku juga bukan orang yang suka
memperhatikan laki-laki. Tetapi aku menemukan sosok yang tepat untuk aku
perjuangkan, aku berikan kesabaran dan perhatian lebih. Itu kamu Fahmi Basyar,
mbul nya aku J
Aku tidak menyangka rasa sayang,
rasa memiliki, rasa takut kehilangan, rindu, cemburu, marah, begitu besar aku
rasakan. Jika seperti ini apa aku salah memperjuangkanmu? Aku tau, aku yakin,
dilubuk hatimu yang terdalam kamu merasakan hal yang sama denganku. Aku tidak
akan pernah lelah menunjukan rasa sayangku kepadamu, walaupun kamu sudah
menggantikan posisiku kepada perempuan yang lebih segala-galanya dari aku.
Mungkin kamu merasa terganggu dengan apa yang aku lakukan, kamu merasa dipaksa
karna aku memintamu untuk menemuiku. Tapi apa yang aku rasakan lebih sakit dari
itu.
Waktu hubungan kita berumur 7
bulan, aku hampir kehilanganmu. Kamu jenuh karena sikapku yang berlebihan,
egois, emosian, dll. Kamu hampir meninggalkanku. Aku sedih, aku bingung harus
berbuat apa, yang bisa aku lakukan hanya menangis. Disamping itu aku tak pernah
berhenti berpikir apa yang harus aku lakukan agar sikapmu berubah terhadapku.
Ketika kamu marah, aku berusaha untuk merubah sifat yang aku miliki. Aku tau
pacarku suka coklat, terhitung mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 9 setiap
harinya aku memberikan 1 coklat yang aku tulisi sedikit apa yang aku rasakan
terhadapnya, tentunya rasa cinta. Bukan hal mudah untuk melakukan itu,
berhubung alfamart dan indomart jauh dari rumahku, aku harus mencari coklat
jauh. Apalagi kalau stock disana habis, aku harus nitip ketemanku. Tapi tak
apalah demi kamu. Kamu menghargai apa yang aku lakukan kamu menempel kertas
yang aku tulisi di sudut kamarmu, entah masih ada atau tidak samapi sekarang. Alhamdulilah apa yang aku
lakukan tidak sia-sia pada waktu itu J
Aku juga belajar masak, sampai
saat ini aku pun masih belajar resep-resep baru. Kamu ingat nasi goreng yang
aku buat untukmu? Enak kan? Aku bikin dengan sepenuh hati. Tanggal 9 yang ke 13
aku berencana untuk membuatkanmu makan, tapi sepertinya kamu berhalangan untuk
menemuiku, padahal aku sudah ke pasar membeli bahan-bahan untuk masak. Sama
seperti yang ke 13, pada saat anniversary pun seperti itu, aku sudah
mengharapkanmu hadir untukku, tapi kamu berhalangan hadir juga. Aku tidak marah
denganmu pada saat itu, kecewa ada pastinya, tapi aku harus mengerti keadaanmu
yang tidak bisa meninggalkan pekerjaanmu dan kepentingan keluargamu. Jadi aku
harus sabar menunggumu. Aku menyiapkan kado 2 minggu sebelum hari anniversary 1
tahun kita, bingung sebenarnya mau memberikanmu apa, pada saat itu. Akhirnya
aku memutuskan untuk memberikan dompet. Kamu tau kan aku takut kemana-mana
sendiri? Aku memberanikan diri untuk meminta ninis menemaniku ke Tebet. Panas,
nyasar, merepotkan orang. Aku sedih, apa yang aku berikan tidak sesuai dengan
apa yang kamu butuhkan, dompetnya kekecilan, jadi ngerusak kartu-kartu kamu. Aku
berharap sampai saat ini dompet itu dan kertas-kertas yang aku berikan masih
ada dan kamu pakai.
Pada saat ulang tahunmu pun sama,
aku harus berpikir keras supaya birthday boy nya aku senang, tersenyum. Aku
senang melakukan apa saja yang aku bisa, memberikan apa yang aku punya untuk
orang yang aku sayangi. Mungkin apa yang aku lakukan tidak sepadan dengan apa
yang kamu lakukan untukku. Kamu memberikan banyak kebahagiaan, banyak perjuangan,
dan kesabaran untukku. Sampai-sampai kamu lelah, muak, jenuh denganku, mungkin
kamu benci denganku sekarang. Yang kamu berikan
kepada ku aku sia-siakan. Tetapi aku sangat bahagia dengan apa yang kamu
berikan dan apa yang kamu lakukan untukku.
Semua yang kamu berikan kepadaku
masih aku pakai semua. Swittermu masih aku pakai setiap hari, ketika aku mulai
merindukanmu aku memakainya untuk tidur, kemanapun aku pergi. Setidaknya kamu
akan selalu ada untukku.
Apa yang kamu lakukan dan berikan
begitu indah, sampai-sampai aku tidak sanggup untuk membuang semua kenangan
yang ada. Menemaniku setiap saat, menemaniku kemana aku pergi, aku rindu semua
yang kamu lakukan untukku...
Yang memilikimu sekarang begitu
beruntung, dia akan merasakan bahagia memiliki laki-laki sepertimu. Aku
cemburu, sakit, hancur dengan caramu yang seperti ini. Tapi rasa itu hilang
karna rasa sayangku begitu besar.
Bersamamu aku tau arti
memperjuangkan...
Bersamamu aku tau arti
bersabar...
Bersamamu aku tau bagaimana cara
mempertahankan apa yang seharusnya kita pertahankan...
Cepat pulang kerumahmu, aku
menunggumu mbul sayang J
06//11/2014 9.24 am
Aku yang menyayangi dan
merindukanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar